Selasa, 17 Oktober 2017

Siswa Binaan PT AAL Juarai LPSN 2017 Tingkat Nasional

id astra agro lestari, siswa binaan aal, lpsn 2017
Siswa Binaan PT AAL Juarai LPSN 2017 Tingkat Nasional
Tim SMP binaan PT Astra Agro Lestari Tbk yang menjuarai LPSN yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 9-13 Oktober 2017 di Jakarta. (FOTO/Astra Agro Lestari Tbk)
Makassar (Antara Sulsel) - Tim SMP Astra Makmur Jaya yang merupakan binaan perusahaan perkebunan sawit  PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk menjuarai Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN)  yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 9-13 Oktober 2017 di Jakarta.

Tim SMP AAL Tbk yang berlokasi di sekitar PT Agro Menara Rahmat, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menyabet medali emas, sementara Tim SMP Astra Makmur Jaya yang berlokasi di PT Letawa, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, meraih medali perunggu.

"Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada semua guru di kebun yang sudah semangat mendidik dan mempersiapkan murid-murid agar menjadi insan berkarakter, cerdas, kreatif dan mandiri," ujar Departemen Head of Education PT AAL Tbk. Joko Subagio melalui rilis yang diterima di Makassar, Jumat.

Prestasi ini, kata Joko, akan dijadikan salah satu pemicu komitmen Astra Agro untuk menjadikan sekolah binaan di perkebunan tidak kalah kualitasnya dibanding sekolah berprestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, siswa dari SMP AAL Tbk yang berlokasi di sekitar PT Agro Menara Rahmat, Rizka Pratama Nurrila Sari bersma guru pembimbing Heru Oktavianto mempresentasikan penelitian berjudul "Analisis Integrasi Sawit dan Sapi untuk Membangun Pola berpikir Kritis pada Siswa”.

Sedangkan M.Bagas Kurniawan dengan guru pembimbing Rizky Ilman dari SMP Astra Makmur Jaya membawakan penelitian tentang "Mendulang Perekonomian Muara Jono melalui Silfufishery Mangrove".

LPSN merupakan kegiatan rutin yang digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi siswa, invensi dan daya cipta dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, proses seleksi sangat ketat dan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Ada tiga bidang yang diperlombakan, yaitu Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Seni, serta bidang Ilmu Teknologi dan Rekayasa.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga