Minggu, 26 Februari 2017

KPU Sulbar Gelar Debat Kandidat Putaran Pertama

id pilgub sulbar, debat cagub sulbar
KPU Sulbar Gelar Debat Kandidat Putaran Pertama
Tiga pasangan calon yang akan bertarung pada Pilgub Sulbar yakni pasangan nomor urut satu SDK-Kalma, pasangan nomor urut dua Salim-Hasan dan pasangan nomor urut tiga, ABM-Enny (Istimewa)
"Padahal, tingkat pertumbuhan ekonomi di Sulbar ini terbilang cukup tinggi...
Polewali, Sulbar (Antara Sulbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat menggelar debat kandiat bagi Pasangan Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur putaran pertama yang dilaksanakan di gedung Gabungan Dinas (Gadis) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu.

Debat publik sendiri secara umum berlangsung dalam empat sesi yakni pemaparan visi misi, penajaman visi misi oleh moderator, debat antar pasangan calon, serta pernyataan penutup.

Di sesi penajaman visi misi, moderator debat sempat menanyakan soal langkah yang diambil untuk mengurangi angka kemiskinan jika Pasangan Suhardi Duka (SDK)-Kalma Katta terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.

"Padahal, tingkat pertumbuhan ekonomi di Sulbar ini terbilang cukup tinggi. Sementara di sisi lain hal itu tidak membuat angka kemisikinan turun. Langkah kongkrit apa yang akan ditempuh untuk mengurangi angka kemisikinan di Sulbar ini," tanya Dr Firdaus Muhammad, moderator debat publik untuk Pasangan Calon nomor urut 1 itu.

Diberi waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut, SDK menjelaskan, pihaknya bakal mendorong terciptanya sumber daya manusia yang handal. Diharapkan dengan itu, tingkat perekonomian masyarakat bisa meningkat.

"Kita juga akan menguatkan segmen ekonomi mikro. Memberi penguatan untuk ekenomi rill di masyarakat kita. Ciptakan keadilan di semua sektor perekonomian, misalnya memungut retribusi bukan hanya bagi masyarakat kelas bawah, tapi memaksimalkan sumber pendapatan dengan menggenjot retribusi dari masyarakat kelas atas," jelas SDK.

Dengan itu, kata SDK, masyarakat kelas atas diharapkan mampu memberi bantuan secara nyata kepada masyarakat kelas bawah. Ia pun menyebut, bakal menciptakan kebijakan pemerintah yang pro ke masyarakat kecil.

"Kemudian yang paling penting itu dalam agama kita diajarkan untuk membantu masyarakat kelas bawah dengan berzakat. Itu yang jelas sangat penting. Sebab masyarakat yang terbilang mampu sudah pasti akan membantu masyarakat miskin dengan zakat yang ia keluarkan," jelas SDK disambut riuh tepuk tangan para pendukung SDK-Kalma di ruang debat publik.

Pada debat ini, pasangan nomor urut dua, Salim S Mengga-Hasanuddin Masud dan pasangan nomor urut tiga, Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni Anwar juga memberikan pemaparan terkait visi misi mereka jika terpilih menjadi gubernur pada 15 Februari 2017.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga