Selasa, 17 Oktober 2017

Gubernur Sulsel motivasi 4.701 mahasiswa baru UIN

id gubernur sulsel, mahasiswa baru, uin alauddin, syahrul yasin limpo
Gubernur Sulsel motivasi 4.701 mahasiswa baru UIN
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo orasi ilmiah di Hadapan mahasiswa baru UIN di Kampus II UIN Alauddin, Samata, Gowa, Sulsel, Selasa (1/9).(FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
"Sekuat, sebesar dan sekaya apa pun suatu negara tidak dapat menjawab tantangan jika modal sosial...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo memberi motivasi kepada 4.701 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

"Sekuat, sebesar dan sekaya apa pun suatu negara tidak dapat menjawab tantangan jika modal sosial, yaitu modal intelektualnya tidak terbangun. Kalian menjadi bagian untuk menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini," kata Syahrul saat Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2015/2016 yang dilaksanakan di Kampus II UIN Alauddin, Samata, Gowa, Selasa.

Syahrul mengatakan universitas adalah lembaga strategis bagi negara, dan memperbaiki negara yang kita cintai ini hanya bisa dilakukan jika universitas memiliki kemampuan riset dan teknologi.

"Memperbaiki Indonesia, hanya ada kalau hadir perguruan tinggi yang kuat, memiliki riset dan sains yang bisa menembus semua tantangan. Mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari pergerakan sains, riset, dan teknologi," kata Syahrul.

Syahrul juga meminta para mahasiswa baru ini untuk hidup secara mandiri dan mengedepankan logika dari pada emosional dalam menghadapi masalah.

"Kalian bukan remaja lagi. Berdiri dan hidup mandiri, selesaikan masalah dengan mendahulukan logika berpikir dibandingkan pertimbangan emosional. Kalian adalah orang yang bisa memecahkan masalah-masalah bangsa ke depan," tegasnya.

Sementara itu Rektor UIN Alauddin Makassar Musafir Paba`bari mengatakan para mahasiswa baru ini harus melalui proses pesantren sebelum memasuki masa perkuliahan.

"Setiap mahasiswa baru harus melalui jalur baca tulis Al Quran, program intensifikasi bahasa asing untuk mewujudkan visi kami sebagai

pusat pencerahan dan transformasi iptek berbasis peradaban Islam," kata Musafir.

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga